PETA - Jurnal Pesona Pariwisata https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta <div id="pkp_content_main" class="pkp_structure_main" role="main"> <div class="page page_about"> <p><strong>Jurnal Pesona Pariwisata merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pariwisata Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun pada Juni dan Desember . Jurnal pariwisata UPN menerima naskah berupa tulisan ilmiah berdasarkan hasil penelitian, studi pustaka, artikel ulasan (essay) dan hasil bedah buku.</strong></p> </div> </div> <div class="pkp_structure_sidebar left" role="complementary" aria-label="Sidebar"> <div id="customblock-SUBMISSION" class="pkp_block block_custom"> <div class="content"> </div> </div> </div> en-US peta@upnjatim.ac.id (Yudiana Indriastuti) peta@upnjatim.ac.id (Joko Mijiarto) Thu, 08 Jan 2026 08:17:14 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 STRATEGI OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN PLATFORM DIGITAL DALAM PEMASARAN DESA WISATA https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/245 <p>Desa wisata merupakan suatu destinasi pariwisata yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat lokal. Namun sejumlah desa wisata yang memiliki potensi unggulan belum sepenuhnya dikenal luas oleh wisatawan akibat keterbatasan dalam strategi pemasaran berbasis <em>digital.</em> Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi optimalisasi penggunaan media sosial dan <em>platform digital</em> dalam upaya mendukung pemasaran desa wisata. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi pada desa wisata Tirta Agung di Kabupaten Bondowoso. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok menjadi alat promosi utama dalam menjangkau generasi muda dan wisatawan domestik. Selain itu, penggunaan platform <em>digital</em> seperti Google Maps, <em>marketplace</em> pariwisata, dan website turut mendukung peningkatan visibilitas dan kemudahan akses informasi bagi wisatawan. Optimalisasi pemasaran desa wisata melalui media sosial dan <em>platform</em> <em>digital </em>yang terintegrasi didukung dengan penguatan branding secara visual, integrasi <em>platform digital </em>dengan sistem informasi wisata, kapabilitas literasi <em>digital</em> sumber daya manusia, dan teknologi informasi yang memadai agar dapat meningkatkan daya saing dan pemasaran desa wisata.</p> <p>Kata kunci: Desa Wisata, Media Sosial, Pemasaran, <em>Platform Digital</em></p> Dita Nurwadewi, Sri Yuniati Copyright (c) 2026 Dita Nurwadewi, Sri Yuniati https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/245 Mon, 12 Jan 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI BRIKOLASE: PENDEKATAN BERBASIS KREATIVITAS DAN INKLUSIVITAS PADA DESA WISATA https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/246 <p>Strategi brikolase telah menjadi pendekatan yang relevan kewirausahaan dengan keterbatasan sumber daya. Namun, masih sedikit penelitian yang mengkaji bagaimana brikolase dapat diterapkan pada konteks pengembangan desa wisata yang memerlukan Kerjasama holistic dengan berbagai jenis pemangku kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi brikolase dapat mendorong kreativitas dan inklusivitas dalam pengelolaan desa wisata. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif, yakni dengan metode wawancara semiterstruktur dengan 20 informan kunci, penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Taro, Gianyar Bali. Melalui analisis tematis, hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi brikolase memungkinkan pengelola desa wisata untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal terhadap 3 jenis sumberdaya: sumberdaya lanskap, sumberdaya buatan, dan sumberdaya manusia. Kreativitas tercermin dalam cara inovatif pengelola mengatasi keterbatasan sumberdaya, seperti dengan menggunakan narasi, kunjungan spontanitas, dan kegiatan altruisme. Sumberdaya buatan mengedepankan infrastruktur hijau, sedangkan sumberdaya manusia dioptimalisasikan dengan inklusivitas terhadap masyarakat adat dan pemangku agama, dan pemberdayaan kelompok rentan, seperti perempuan, pemuda, dan anak-anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya strategi brikolase sebagai pendekatan yang fleksibel dan adaptif dalam menciptakan desa wisata yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis dan teoretis untuk pengembangan desa wisata, khususnya dalam konteks negara berkembang dan wilayah yang memiliki struktur agama&nbsp; dan budaya yang kuat, serta menggarisbawahi perlunya dukungan kebijakan yang mendorong kreativitas dan inklusivitas di tingkat lokal.</p> <p>Kata kunci: brikolase, manajemen desa wisata, pariwisata berkelanjutan, inklusivitas, kreativitas</p> Putu Devi Rosalina Copyright (c) 2026 Putu Devi Rosalina https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/246 Tue, 27 Jan 2026 00:00:00 +0000 MUNCAK.ID SEBAGAI PLATFORM INFORMASI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN WISATA ALAM SEBAGAI SEBUAH INDUSTRI https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/248 <p>Wisata hiking atau pendakian merupakan aktivitas luar ruangan yang berhubungan dengan liburan yang terdiri dari jalan-jalan pendek atau panjang di lanskap alam. Minat para wisatawan pendakian gunung meningkat tiap tahun, baik kunjungan wisatawan nasional maupun internasional. Indonesia memiliki ratusan gunung yang menjadi potensi wisata, bila dikembangkan akan berdampak pula bagi masyarakat. Aktivitas pariwisata pendakian dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya jarak tempuh, jalur pendakian, cuaca/Iklim, dan durasi pendakian. Hal ini juga tercantum pada SNI 8748:2019 terkait pengelola jalur pendakian harus memberikan informasi mengenai jalur pendakian yang tersedia dalam bentuk online dan offline dan dimutakhirkan. Untuk memastikan potensi alam dapat dikelola dengan baik maka perlu analisis baik dari potensi kondisi alam maupun kapasitas pendaki/porter karena pendakian merupakan olah raga/wisata ekstrim. Penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 2022 hingga 2024 bertujuan menjadikan potensi alam menjadi industri wisata; berfokus pada visualisasi pemetaan, pengukuran kalori dan logistik pendaki pada jalur pendakian, lingkungan iklim, kapasitas pendaki, dan resiko pendakian di Gunung Sindoro, Jawa Tengah. Penggabungan informasi tersebut untuk mengembangkan pemetaan resiko jalur pendakian dilakukan, dan dapat diakses melalui website. MUNCAK.ID sebagai platform informasi berupa website yang menyajikan informasi terintegrasi bagi para pendaki yang menginginkan kemudahan dalam merencanakan pendakian gunung dan penjelajahan pegunungan di Indonesia. Pengembangan informasi pendakian mendapatkan respon positif dari masyarakat dan mendapat jumlah kunjungan pada website meningkat secara signifikan. Untuk riset selanjutkan akan dilakukan pengukuran resiko jalur pendakian dan pengumpulan informasi pada gunung lainnya, dengan harapan platform ini dapat meningkatkan daya tarik pariwisata khususnya pendakian di Indonesia.</p> <p>Kata kunci: pendakian, industri, muncak.id, platform, wisata</p> Rani Aulia Imran, Sugeng Waluyo, Indro Prakoso, Mohammad Irham Akbar, Maulana Hafez Ahyatara Tempariyawan Copyright (c) 2026 Rani Aulia Imran, Sugeng Waluyo, Mohammad Irham Akbar, Maulana Hafez Ahyatara Tempariyawan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://peta.upnjatim.ac.id/index.php/peta/article/view/248 Thu, 08 Jan 2026 00:00:00 +0000