PELESTARIAN KUE TRADISIONAL ROTI KOMPIANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI NUSA TENGGARA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33005/peta.v4i2.235Abstract
Penelitian ini mengkaji potensi roti kompiang Manggarai sebagai daya tarik wisata gastronomi unggulan di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT). Roti kompiang, yang dipercaya dibawah oleh pedagang Tionghoa berabad-abad silam, telah berakulturasi dengan budaya lokal Manggarai, menciptakan karakteristik unik dalam bahan, bentuk, dan proses pembuatannya yang masih tradisional. Kue ini tidak hanya berfungsi sebagai panganan, tetapi juga cerminan identitas budaya dan kearifan lokal. Meskipun memiliki nilai historis dan cita rasa yang tinggi, potensi roti kompiang sebagai daya tarik wisata belum optimal. Tren pariwisata saat ini bergeser ke wisata pengalaman (experiental tourism) dan gastronomi, di mana wisatawan mencari imersi budaya melalui kuliner lokal. Dalam konteks ini, roti kompiang merepresentasikan akulturasi budaya, proses tradisional, dan kontribusi ekonomi lokal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 frederikus raga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



